INTI PADMA

Icon INTI PADMA
SANGGAR
SATTVIKA MEDITASI

Entri Populer

CONTACT

Telepon Call
TELEPHONE & SMS
Hp : 0857-2877-5740 ( m3 ) Hp : 0852-0042-3557 ( AS )

Blackberry Toko Online
BLACKBERRY
7D603818

Icon WhatsApp
WhatsApp
No: 0857-2877-5740

DONASI


a/n Ahmad sodik
No: 422-100-320-3267

Anda pengunjung ke

Translate

Senin

MENGENDALIKAN HAWA NAFSU



Nafsu, berasal dari bahasa Arab ‘Nafs’ yang berarti ‘Jiwa’. Nafsu manusia, mengalami evolusi tahapan-tahapan yang dinamis. Maksud dari dinamis disini adalah bahwa jiwa seseorang bisa saja naik dan bisa saja menurun dari tingkat satu ke tingkat lainnya, berdasarkan perbuatan atau kualitas keimanan sang pemilik jiwa itu.

Tiap saat dan tiap waktu kita berperang dengan hawa nafsu, apakah jiwa kita mengikuti hawa nafsu menuju kejelekan, atau mengikuti hati nurani menuju kebaikan. Peperangan melawan hawa nafsu adalah peperangan yang tiada habisnya, oleh karena itu disebut dengan Jihad Akbar.

DAMPAK DOSA


Hati ibarat cermin ketika kita melakukan satu dosa maka cermin itu akan bernoda hitam dan semakin sering kita melakukan suatu dosa, maka sesungguhnya hati kita penuh dengan noda hitam akibat dosa yang kita lakukan.

Ketika hati kita sudah berlumur noda hitam akibat dosa, maka berhati-hatilah. Bisa jadi hati kita menjadi keras, sempit dan sesak karena dosa-dosa yang telah kita lakukan.

KEBERHASILAN

 DALAM MEDITASI (DZIKIR)

https://www.tokopedia.com/zain-pro?nref=shpside
Suatu ketika ada sahabat saya bertanya, " mengapa selama ini belajar Dzikir [meditasi] tidak bisa apa-apa dan belum pernah melihat hal-hal yang ghoib...?". penulispun balik bertanya " Selama kamu menjalankan dzikir ini akhlakmu tambah rusak atau baik...? ibadahmu tambah meningkat atau malas..?". dia menjawab: "alhamdulilah semua sifat-sifat yang tercela mulai saya tinggalkan,adapun ibadah kepada Allah semakin semangat dan tambah yakin.?". "Kalau begitu dzikirmu berhasil, jangan putus asa, lanjutan terus dengan istiqomah". jawabku.

MENGGAPAI 

SINGGASANA TUHAN


Dimanakah Allah, apakah di dalam Ka’bah...? jutaan orang telah pergi Haji kesana tapi mereka tidak menemukan keberadaan Tuhan, karena kebanyakan mereka menjadi Turis.
Sebagian orang mencari Tuhan di dalam Masjid, tetapi mereka tidak ketemu Allah, karena mereka sholat hanya jengkang-jengking(olah raga) belum mengerti siapa yang disembah.

Ada juga yang mencari Allah di kuburan keramat, bukannya Tuhan yang ditemukan, melainkan mereka ketemu Hantu. Karena ditempat yang dikeramatkan, banyak Jin yang bersileweran siap untuk menyesatkan manusia.